Jumat, 11 Agustus 2017

HUT RI

Tanggal 17 Agustus '10 semua mengadai pada upacara bendera merah putih ,  pada pelaksanaan upacara saya datang terlambat k sekulah . tapi itu tidak masalah buat saya ....
d malam harinya d rumah saya , ada acara buka bersama .. tak kusangka yang hadir banyak sekali , ada pengajian , marawis , solat berjamaah , makan n buka bersama" ..
pas lagi ngambl air wudhu , semuanya pada numpang d ruma ku . waaaaaaaah jadi lucu klo d inget" lagi , karna semuanya pada heboh . hahahahhahah 
tapi itu lah yg membuat kita semakin dekat menjalani tali persaudaraan antar manusia .
sunggguh puasa hari ini membawa berkah yg begitu luar biasa . syukur alhamdulillah maha suci allah yg selalu memberi rahmat kepada umatnya :)

Sabtu, 18 April 2015

Tugas Softskill

TENSES

A.    Simple Present Tense

            Simple present tense adalah suatu bentuk kata kerja untuk menyatakan fakta, kebiasaan, atau kejadian yang terjadi pada saat ini. Bentuk kata kerja ini paling sering digunakan dalam bahasa Inggris. 
Penjelasan dan Rumus Simple Present Tense :
Simple present tense dibentuk dari verb-1 (present tense) atau linking verb “be” (is, am, are). Apa itu verb-1? Verb-1 merupakan bare infinitive dengan tambahan -s atau -es (contoh verb-1: does, goes, wants) khusus untuk subject berupa singular noun (kata benda tunggal: Tita, book, car) atau third person singular pronoun (kata ganti orang ketiga tunggal: she, he, it); atau tanpa tambahan apapun (contoh verb-1: do, go, want) untuk subject berupa plural noun (boys, men, books) atau plural pronoun (we, they), pronoun I/you, atau compound subject (you and me, Tina and Ratih).

Dengan demikian rumus simple present tense untuk kalimat positif, negatif, dan interogatif sebagai berikut.

Kalimat
Rumus Simple Present Tense
Contoh Simple Present Tense
positif
(+)
S + V-1
S +/- auxiliary (do/does) + bare infinitive
She likes eating out
S + be (am/is/are)
The children are naughty.
negatif
(-)
S + auxiliary (do/does) + not + bare infinitive
She doesn’t like eating out
S + be(am/is/are) + not
The children aren’t naughty
interogatif
(?)
Do/Does + S + bare infinitive
Does she like eating out?
Be(am/is/are) + S
Are the children naughty?
Catatan: pada kalimat positif, normalnya auxiliary verb (do/does) tidak digunakan, melainkan hanya digunakan jika perlu untuk memberi penekanan pada keharusan melakukan aksi.

Fungsi dan Contoh Kalimat Simple Present Tense
Fungsi
Contoh Kalimat Simple Present Tense
Simple present tense untuk menyatakan habitual action (kebiasaan) dimana sering digunakan adverb of frequency (always, often, usually, every day/week, month, all the time, etc) sebagai time signals.
He always consumes low GI rice.
(Dia selalu mengonsumsi beras rendah GI.)
She sends much money to her parents in the village every month.
(Dia mengirimkan banyak uang kepada orangtuanya di desa setiap bulan.)
Factual (kebenaran umum/fakta yang tak terbantahkan)
The sun rises from the east and sets in the west.
(Matahari terbit dari ufuk timur dan tenggelam di ufuk barat.)
Water boils at 100 degrees Celcius.
(Air mendidih pada suhu 100 derajat celcius.)
Simple present tense digunakan untuk membuat simple statement yang berlaku general (berlaku kapan saja) maupun tidak general (menggunakan verb be).
I live in Jakarta.
(Saya tinggal di Jakarta)
She is so beautiful.
(Dia sangat cantik.)
He’s angry.
(Dia marah.) [tidak general: terjadi sekarang]
Simple present tense menggunakan stative verb untuk menyatakan perasaan (feeling), indera (sense), pikiran (mental state), atau kepemilikan (possession).
She loves dancing.
(Dia suka menari.)
I see tears in your eyes.
(Saya melihat air mata di matamu.)
We agree with the speaker’s opinion.
(Kami setuju dengan pendapat pembicara tersebut.)
My brother owns a new house.
(Saudaraku memiliki rumah baru.)
Simple present tense digunakan untuk membicarakan rencana atau jadwal di masa depan namun memiliki jangka waktu dekat dengan sekarang. Umumnya membicarakan tentang transportasi atau event.Verb yang biasa digunakan antara lain: arrive, come, leave.
The ship leaves the harbour this night at 7 o’clock.
(Kapal meninggalkan pelabuhan malam ini jam 7.)
He arrives from Osaka at 1 pm.
(Dia tiba dari Osaka jam 1 siang.)
The ceremony starts at nine.
(Upacara dimulai jam sembilan.)
Simple present tense digunakan untuk memberikan instruksi atau serial aksi.
You add a glass of coconut milk into a pan and then boil it.
(Kamu tambah segelas santan ke dalam panci lalu rebus.)
You go straight ahead then turn left.
(Kamu jalan lurus ke depan lalu belok kiri.)
Simple present tensedigunakan pada conditional sentence tipe 1.
If you meet the naughty boy, your parents will be angry.
(Jika kamu bertemu dengan anak nakal itu, orangtuamu akan marah.)
I will go swimming if I have free time.
(Saya akan pergi berenang jika ada waktu.)

B.     Present Perfect Tense
            Present perfect tense adalah suatu bentuk kata kerja yang digunakan untuk menyatakan suatu aksi atau situasi yang telah dimulai di masa lalu dan masih berlanjut sampai sekarang atau telah selesai pada suatu titik waktu tertentu di masa lalu namun efeknya masih berlanjut.
Rumus Present Perfect Tense :
Present perfect tense dibentuk dengan auxiliary verb “have” atau “has”, dan past participle (verb-3). Have digunakan untuk I, you, they, we, sedangkan has untuk he, she, it, dan orang ketiga tunggal. Sedangkan past participle dapat berupa regular atau irregular verb.

Dengan demikian rumus present perfect tense untuk kalimat positif, negatif, dan interogatif adalah sebagai berikut.

Kalimat
Rumus
Contoh Present Perfect Tense
positif
(+)
S + aux. verb(have/has) + V-3/past participle
I have read the book
He has left
negatif
(-)
S + aux. verb(have/has) + not + V-3/past participle
I have not read the book
He hasn’t left
interogatif
(?)
aux. verb(have/has) + S + V-3/past participle
Have I read the book?
Has he left

Berikut beberapa contoh kalimat present perfect tense dengan fungsi-fungsinya.

Fungsi
Contoh Kalimat Present Perfect Tense
Present perfect tense untuk mengungkapkan kejadian di masa lalu tanpa peduli kapan tepatnya terjadi.
Can you recommend the most delicious seafood restaurant in this town? Yes, I’ve visited all of them.
(Dapatkah kamu merekomendasikan restoran seafood paling lezat di kota ini? Ya, saya telah mengunjungi semuanya.)
I’ve read this book.
(Saya sudah membaca buku ini.)
Present perfect tense untuk menunjukkan bahwa suatu aksi terjadi berulang kali dimasa lampau (adverb of numberdapat digunakan).
She has called you three times.
(Dia sudah meneleponmu tiga kali.)
Present perfect tense untuk mengungkapkan aktivitas atau situasi yang dimulai pada masa lampau kemudian dilanjutkan sampai sekarang (belum selesai).
I have lived in Cilegon for 3 months.
(Saya telah tinggal di Cilegon selama 3 bulan.)
She has studied in French since April.
(Saya telah sekolah di Perancis sejak bulan April.)
My brother has worked already/lately/ up to now.
(Saudaraku sudah bekerja sampai sekarang.)
Present perfect tense untuk membicarakan event yang baru saja terjadi (adverb “just” dapat digunakan).
I’ve just sent you an email.
(Saya baru saja mengirimkan kamu email.)
The rain’s just stopped.
(Hujan baru saja berhenti.)
[the rain’s = the rain has; lihat
contraction & apostrophe]

C.    Simple Past Tense
            Simple past tense adalah suatu bentuk kata kerja sederhana untuk menunjukkan bahwa suatu kejadian terjadi di masa lampau. Pada simple past tense, waktu kejadian (yesterday, last two days, last year) atau periode waktunya (for two months, for a day, for an hour) dapat disebutkan secara spesifik. Simple past tense juga dapat digunakan untuk membentuk conditional sentence tipe 2.
Rumus Simple Past Tense :
Simple past tense dibentuk dari verb-2 (past tense) atau linking verb “be” (was, were). Apa itu verb-2? Verb-2 merupakan bare infinitive (bentuk dasar verb) dengan tambahan -ed, -en, -d, -t, -n, atau –ne untuk regular verb atau bentuk yang tidak konsisten pada irregular verb.

Dengan demikian rumus simple past tense untuk kalimat positif, negatif, dan interogatif sebagai berikut.
Jenis Kalimat
Rumus
Contoh Simple Past Tense
positif (+)
S + Verb-2 (past tense)
S + be(was/were)
The teacher came
I was a stamp collector
negatif (-)
S + did + not + bare infinitive
S + be(was/were) + not
The teacher didn’t come
I wasn’t a stamp collector
interogatif (?)
Did + S + bare infinitive
be(was/were) + S
Did the teacher come?
Was I a stamp collector?

Beberapa contoh kalimat simple past tense dengan fungsi-fungsinya sebagai berikut.
Fungsi
Contoh kalimat Simple Past Tense
Simple past tense untuk membicarakan aksi yang terjadi dengan durasi waktu tertentu di masa lampau. Preposition “for” dapat digunakan untuk menyatakan periode waktu kejadian.
Vina and I went to the Ragunan zoo three months ago.
(Saya dan Vina pergi Ragunan tiga bulan lalu.)
Did he come on time yesterday?
(Apakah dia datang tepat waktu kemarin?)
The party started at 10.00 a.m.
(Pesta mulai jam sepuluh pagi.)
Did you sleep enough last night?
(Apa kamu cukup tidur semalam?)
I studied civil engineering for almost 4 years.
(Saya belajar teknik sipil selama hampir 4 tahun.)
Simple past tense untuk membicarakan kebiasaan pada masa lampau. Subordinate conjunction “when” biasanya digunakan pada situasi ini.
I often did exercises in the gym when I lived in Bandung.
(Saya sering berlatih di gym ketika tinggal di Bandung.)
When I was a senior high school student, I always got up at 4 am to study.
(Ketika saya SMA, saya selalu bangun jam 4 pagi untuk belajar.)
Untuk menunjukkan bahwa ada aksi berdurasi pendek (simple past tense) yang terjadi ketika suatu aksi berdurasi panjang (past continuous tense) sedang berlangsung.
I was reading a journal in the library when someone burped out loud.
(Saya sedang membaca jurnal di perpustakaan ketika seseorang bersendawa keras.)
Untuk menunjukkan bahwa suatu aksi (simple past tense) langsung mengikuti aksi yang telah selesai (past perfect tense).
I had already finished my breakfast when hepicked me up.
(Saya telah sarapan ketika dia menjemput.)
Simple past tense digunakan pada conditional sentence type 2.
If she studied hard, she would be pass.
(Jika dia belajar keras, dia akan lulus.)
I would buy a sport car if I had much money.
(Saya akan membeli mobil sport jika punya uang banyak.)

D.    Present Progressive Tense 
            Present progressive tense dulu lebih dikenal dengan nama present continuous tense. Seiring perkembangan dunia pendidikan, kata “continuous” pun digeser oleh kata “progressive” yang sebenarnya bermakna sama yaitu terus-menerus atau berlangsung. Lantas apa pengertian present progressive tense sebenarnya? Sesuai namanya, present progressive tense memiliki fungsi utama untuk mengungkapkan kejadian yang sedang berlangsung saat pembicara berbicara. Dalam bahasa Indonesia, pola kalimat yang menyatakan sebuah kegiatan sedang berlangsung dijelaskan dengan menggunakan kata “sedang” misalnya, sedang makan, sedang belajar, dan lain-lain.
Menguasai struktur present progressive tense tidaklah sulit. Sejatinya, kita bisa membuat logika sendiri bahwa tense ini merupakan turunan dari simple present tense yang diperinci dengan menonjolkan sisi keberlangsungan (in action atau in progress) dari konstruksi yang dibuat. Dalam present tense Anda dapat membuat kalimat misalnya “I write an article every weekend (saya menulis artikel setiap akhir pekan).”
            Kalimat tersebut dapat dengan mudah Anda rubah strukturnya menjadi present progressive tense dengan sedikit perubahan rumus. Anda tinggal memasukkan Be (yang sesuai dengan subyek kalimat, yaitu am untuk subyek I) kemudian menambahkan –ing di akhir kata kerja sehingga kalimat tersebut akan menjadi “I am writing an article now.” Jangan lupa juga untuk memodifikasi kata keterangan waktu (modifier of time) di akhir kalimat. Konstruksi kalimat dalam present progressive tense menggunakan keterangan waktu now(sekarang), right now (sekarang juga), dan at the moment (saat ini).

Rumus present progressive tense :
Untuk dapat memahami present progressive tense secara lebih menyeluruh, pelajarilah pengertian present progressive tense dengan seksama berikut rumus dan contoh penggunaannya.
Struktur: S + Be + V1 + ing + O/C
Keterangan:
S
subject (subyek)
Be
1. “is” untuk subyek orang ke-3 tunggal yaitu He, She, It
2. “am” untuk subyek I
3. “are” untuk subyek You, We, They
V1
verb 1 (kata dasar)
O
object (obyek)
C
complement (pelengkap)

Fungsi present progressive tense

Berikut dijelaskan tentang beberapa fungsi present progressive tense:
1.      Berbicara tentang sebuah tindakan yang sedang dilakukan sekarang. Contoh kalimat :
-          He is writing a report now (Dia sedang menulis laporan sekarang).
-          The manager is interviewing candidates for a job (Manajer itu sedang mewawancarai sejumlah kandidat untuk sebuah pekerjaan).
-          I am explaining the details to my secretary (Saya sedang memberikan penjelasan secara rinci kepada sekretaris saya).
-          The people are digging a big hole at the moment (Orang-orang sedang menggali sebuah lubang besar saat ini).
-          The white cow is eating green leaves (Sapi putih itu sedang memakan dedaunan hijau).

2.      Berbicara tentang perubahan yang sedang berlangsung. Contoh kalimat:
-          Mila is getting fatter and fatter (Mila semakin gemuk saja).
-          The show is turning crowded (Pertunjukan itu menjadi ramai).
-          My father is getting older day by day (Ayah saya makin menua hari demi hari).
-          The students are becoming more diligent now (Para murid menjadi semakin rajin sekarang).
-          You are becoming a responsible young man (Kamu menjadi remaja yang bertanggung jawab).

3.      Menyatakan suatu tindakan yang telah disepakati sebelumnya. Contoh kalimat:
-          The doctor is seeing her parents in Malang tomorrow afternoon (Dokter itu akan bertemu orang tuanya di Malang besok siang).
-          I am playing badminton after class today so I cannot accompany you to the library (Saya akan bermain ).
-          My little brother is going to school tomorrow (Adik saya sedang pergi ke sekolah besok).
-          She is doing her homework and the phone rings (Dia sedang mengerjakan pekerjaan rumhanya dan telpon berbunyi).
-          We are doing math project after school (Kami sedang mengerjakan proyek matematika setelah pulang sekolah).

4.      Menyatakan kekesalan yang terjadi berulang kali. Contoh kalimat:
-           Why is that girl always criticizing me? (Mengapa gadis itu selalu mengkritik saya?)
-          My seatmate is always tapping her fingers on the desk when I try to stay focus (Teman duduk saya selalu memukul-mukulkan jari-jemarinya di atas meja ketika saya berusaha untuk tetap fokus).
-          They are always coming late to the meeting and that is a bad habit (Mereka selalu datang terlambat saat rapat dan itu adalah kebiasaan buruk).
-          My brother is getting tired of me always waking up late in the morning (Kakak laki-laki saya kesal melihat saya selalu telat bangun pagi).
-          One of my neighbors is always screaming that it annoys me a lot (Salah satu tetangga saya selalu berteriak sehingga saya merasa sangat kesal).
E.     Past Progressive Tense
            Setelah mengenal past tense pada artikel yang telah lalu, kini saatnya Anda mengenal dan belajar turunan dari tense bahasa Inggris tersebut yaitu past progressive tense. Perlu diketahui sebelumnya bahwa past progressive tense ini merupakan nama lain dari past continuous tense. Seiring perkembangan dunia pendidikan, kata “continuous” digeser oleh kata “progressive” yang sebenarnya bermakna sama yaitu terus-menerus atau berlangsung.
Sebagaimana past tense, past progressive tense juga digunakan untuk berbicara tentang peristiwa di masa lalu. Hanya saja, past progressive tense secara lebih spesifik digunakan untuk berbicara tentang kejadian yang sedang berlangsung pada waktu tertentu di masa lalu. Dalam konstruksi past progressive, kita tidak lagi menggunakan To Be dalam bentuk present melainkan dalam bentuk past. Terdapat tiga bentuk To Be present yaitu is, am, are. Ketiga To Be tersebut secara struktural berubah menjadi dua bentuk saja dalam versi past form yaitu was (untuk is dan am) dan were (untuk are).
            Selain To Be past, past progressive tense juga menggunakan bentuk gerund yaitu kata kerja yang dibendakan. Secara umum, gerund dapat menempati posisi sebagai subyek, pelengkap, atau objek sebuah kalimat. Beberapa contoh gerund adalah singing (menyanyi), dancing (menari), thinking (berpikir), holding(memegang), kicking (menendang), dan lain-lain. Penjelasan lebih lengkap tentang past progressive tense terdapat dalam uraian berikut.

Rumus past progressive tense :
Untuk dapat memahami past progressive tense secara lebih menyeluruh, pelajarilah pengertian past progressive tense dengan seksama berikut rumus dan contoh penggunaannya dalam kalimat.
S + To Be past (were, was) + infinitive + -ing
Keterangan:
S
Subyek
To Be past
was (untuk subyek I, He, She, It)
were (untuk subyek you, we, they)
Infinitive –ing
kata benda yang diperoleh dengan menambahkan –ing dibelakang kata kerja (gerund)

Fungsi past progressive tense
            Dalam aturan grammar bahasa Inggris, past progressive tense memiliki 3 fungsi penggunaan. Di bawah ini adalah uraian tentang fungsi past progressive tense lengkap beserta contoh kalimat dan maknanya.
1.      Past progressive tense dapat digunakan untuk berbicara tentang kejadian yang belum selesai (in progress) di masa lalu kemudian diikuti oleh kemunculan kejadian lainnya pada waktu bersamaan. Konstruksi kalimat yang berbicara tentang kejadian pertama menggunakan struktur past progressive tense sedangkan konstruksi kalimat yang berbicara tentang kejadian kedua menggunakan struktur past tense. Konstruksi ini umumnya menggunakan kata when di antara dua kalimatnya. Contoh kalimat:
-          She was eating when I entered the house (Dia sedang makan ketika saya memasuki rumah itu).
-          I was taking a shower when my brother answered the phone (Saya sedang mandi ketika kakak laki-laki saya mengangkat telepon).
-          Jani was reading a book when his uncle turned on the TV (Jani sedang membaca sebuah buku ketika pamannya menyalakan televisi).
-          We were doing a homework when Shinta screamed at the back yard (Kami sedang mengerjakan pekerjaan rumah ketika Shinta berteriak di halaman belakang).
-          They were having a meeting when the manager walked through the side door (Mereka sedang rapat ketika manajer berjalan melewati pintu samping).

2.      Past progressive tense dapat digunakan untuk berbicara tentang dua kejadian yang berlangsung pada waktu bersamaan di masa lalu. Kedua kejadian tersebut tidak salaing mempengaruhi satu sama lain. Konstruksi kedua kalimat yang digunakan dalam adalah past progressive tense dengan kata while di antara keduanya. Contoh kalimat:
-          Susanne was writing a paper while Mark was reading the newspaper (Susanne sedang menulis sebuah makalah saat Mark sedang membaca koran).
-          Rani and I were singing while the students were painting (Rani dan saya sedang menyanyi saat para murid sedang melukis).
-          The birds were flying in the sky while the dogs were running (Burung-burung sedang terbang di langit saat anjing-anjing sedang berlari).
-          He was sitting on the front yard while his friend was reading a novel (Dia sedang duduk di halaman depan saat temannya membaca novel).
-          You were sleeping in my room while I was cleaning the house (Kamu sedang tidur di kamar saya saat saya membersihkan rumah).

3.      Past progressive tense dapat digunakan untuk berbicara tentang kejadian yang sedang berlangsung pada waktu tertentu (specified time) di masa lalu. Contoh kalimat:
-          You were riding a bicycle yesterday evening (kamu sedang mengayuh sepeda kemarin petang).
-          I was sweeping the floor two days ago (Saya sedang menyapu lantai dua hari yang lalu).
-          Mr. Smith was teaching English last Monday (Pak Smith sedang mengajar bahasa Inggris hari Senin lalu).
-          My family members were celebrating the New Year in January last year (Anggota keluarga saya sedang merayakan tahun baru pada bulan Januari tahun lalu).
-          Jack was driving to the town yesterday (Jack sedang mengemudi ke arah kota kemarin).


F.     Perbedaan Present Perfect Tense & Simple Past Tense

       I.            PRESENT PERFECT TENSE

(+) S + HAVE/ HAS + VERB 3 + O
Yuwono has bought car
(-) S + HAVE/ HAS + NOT + VERB 3 + O
Yuwono has not bought car
(?) HAVE/HAS + S + V3 + O?
Has Yuwono bought car?

    II.            SIMPLE PAST TENSE
(+) S + VERB 2 + O + ADVERB OF TIME (keterangan waktu)
Beni went to Jogja yesterday
(-) S + DID + NOT + V1 + O +ADVERB OF TIME
Beni did not go to Jogja yesterday
(?) DID + S + V 1 + O + ADVERB OF TIME
Did Beni go to Jogja yesterday?

Secara rumus, memang penyusunan kalimat present perfect tense dan simple past tense sangat berbeda, jika dalam present perfect tense kita menggunakan Verb 3 (kata kerja bentuk ketiga), sedangkan dalam simple past tense kita menggunakan Verb 2 (kata kerja bentuk kedua).
sedangkan maknanya, jika kalimat ini diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia, kalimat yang mempunyai bentuk tenses present perfect tense dan simple present tense mempunyai arti yang sama yaitu: sudah atau telah.
Contoh:
I have eaten bread : saya telah makan nasi
I ate bread yesterday: saya telah makan nasi kemarin
Terkadang kita bingung kapan kita kita harus menggunakan simple present tense, kapan kita menggunakan simple past tense. Jika ingin membuat suatu kalimat yang kita tidak tahu atau tidak disertai dengan keterangan waktu maka kita menyusunnya menggunakan bentuk present perfect tense, sedangkan jika kita mengetahui keterangan waktunya, maka kita menggunakan simple past tense.
Jadi, perbedaan antara present perfect tense dan simple past tense hanya penggunaan keterangan waktu saja. present perfect tense tidak ada keterangan waktu secara jelas sedangkan simple past tense ada keterangan waktu lampau yang jelas. 

G.    Perbedaan Simple Past & Past Progressive

Simple Past
Past Progressive
irregular verbs: see 2nd column of irregular verbs:
I spoke

regular verbs: verb + ed:
I worked
past form of 'be' + ing form of verb:
 
I was speaking
you were speaking
he / she / it was speaking
we were speaking
they were speaking
Pengecualian
Exceptions when adding 'ed' :

1.      when the final letter is e, only add d.
Example: love - loved
2.      after a short, stressed vowel, the final consonant is doubled
Example: admit – admitted

3.      final l is always doubled in British English (not in American English)
Example: travel – travelled

4.      after a consonant, final y becomes i. (but: not after a vowel)
Example: worry - he worried
but: play - he played
Exceptions when adding 'ing' :

1.      silent e is dropped (but: does not apply for -ee)
Example: come - coming
but: agree – agreeing

2.      after a short, stressed vowel, the final consonant is doubled
Example: sit – sitting

3.      final l is always doubled in British English (not in American English)
Example: travel – travelling

4.      final ie becomes y.
Example: lie - lying

Penggunaan
Apakah Anda ingin mengungkapkan bahwa tindakan di masa lalu terjadi satu demi satu atau sekaligus?
Masa Lalu Yang Sederhana
Past Progressive
after another

She came home, switched on the computer and checked her e-mails.
at the same time

Simon was playing on the computer while his brother was watching TV.

Tindakan baru atau sudah berlangsung? 
Jika Anda ingin mengungkapkan bahwa tindakan baru terjadi di tengah-tengah aksi lain, Anda perlu kedua bentuk kata: Simple Past tindakan baru dan Past Progressive untuk aksi yang sudah berlangsung.
Masa Lalu Yang Sederhana
Past Progressive
new action

My mobile rang (when I was sitting in a meeting.)
action already in progress

While I was sitting in a meeting, (my mobile suddenly rang.)

Hanya menyebutkan atau menekankan kemajuan? 
Apakah Anda hanya ingin menyebutkan bahwa tindakan terjadi di masa lalu (juga digunakan untuk tindakan yang singkat)? Atau apakah Anda ingin menempatkan penekanan pada kemajuan, misalnya bahwa suatu tindakan itu berlangsung pada waktu tertentu?
Masa Lalu Yang Sederhana
Past Progressive
just mentioning

Colin played football yesterday.
emphasising progress

Yesterday at six o'clock, Colin was playing football.


Kata Sinyal 
Masa Lalu Yang Sederhana
Past Progressive
-          first
-          then
-          If-Satz Typ II (If I talked, …)
-          When
-          While
-          as long as

Verbs tertentu 
Kata kerja berikut biasanya hanya digunakan dalam Simple Past (bukan dalam bentuk progresif).

-          state: be, cost, fit, mean, suit
Example: We were on holiday.

-          possession: belong, have
Example: Sam had a cat.

-          senses: feel, hear, see, smell, taste, touch
Example: He felt the cold.

-          feelings: hate, hope, like, love, prefer, regret, want, wish
Example: Jane loved pizza.

-           brain work: believe, know, think, understand
Example: I did not understand him.

-          introductory clauses for direct speech: answer, ask, reply, say
Example: “I am watching TV,“ he said.