TENSES
A.
Simple Present
Tense
Simple present tense adalah suatu
bentuk kata kerja untuk menyatakan fakta, kebiasaan, atau kejadian yang terjadi
pada saat ini. Bentuk kata kerja ini paling sering digunakan dalam bahasa
Inggris.
Penjelasan
dan Rumus Simple Present Tense :
Simple
present tense dibentuk dari verb-1 (present tense) atau linking verb
“be” (is,
am, are). Apa itu verb-1? Verb-1 merupakan bare infinitive dengan
tambahan -s atau -es (contoh verb-1: does, goes, wants) khusus
untuk subject berupa singular noun (kata benda tunggal:
Tita, book, car) atau third person singular pronoun (kata ganti orang
ketiga tunggal: she, he, it); atau tanpa tambahan apapun (contoh verb-1: do,
go, want) untuk subject berupa plural noun (boys, men,
books) atau plural pronoun (we, they), pronoun I/you,
atau compound subject (you and
me, Tina and Ratih).
Dengan
demikian rumus simple present tense untuk kalimat positif, negatif,
dan interogatif sebagai berikut.
Kalimat
|
Rumus Simple
Present Tense
|
Contoh Simple Present
Tense
|
positif
(+) |
S
+ V-1
S +/- auxiliary (do/does) + bare infinitive |
She
likes eating out
|
The
children are naughty.
|
||
negatif
(-) |
S
+ auxiliary (do/does) + not + bare infinitive
|
She
doesn’t like eating out
|
S
+ be(am/is/are) + not
|
The
children aren’t naughty
|
|
interogatif
(?) |
Do/Does
+ S + bare infinitive
|
Does
she like eating out?
|
Be(am/is/are)
+ S
|
Are
the children naughty?
|
Catatan:
pada kalimat positif, normalnya auxiliary verb (do/does)
tidak digunakan, melainkan hanya digunakan jika perlu untuk memberi penekanan
pada keharusan melakukan aksi.
Fungsi
dan Contoh Kalimat Simple Present Tense
Fungsi
|
Contoh Kalimat
Simple Present Tense
|
Simple
present tense untuk menyatakan habitual action (kebiasaan) dimana
sering digunakan adverb of
frequency (always,
often, usually, every day/week, month, all the time,
etc) sebagai time signals.
|
He always consumes
low GI rice.
(Dia selalu mengonsumsi beras rendah GI.) |
She
sends much money to her parents in the village every month.
(Dia mengirimkan banyak uang kepada orangtuanya di desa setiap bulan.) |
|
Factual (kebenaran
umum/fakta yang tak terbantahkan)
|
The
sun rises from the east and sets in the west.
(Matahari terbit dari ufuk timur dan tenggelam di ufuk barat.) |
Water boils at
100 degrees Celcius.
(Air mendidih pada suhu 100 derajat celcius.) |
|
Simple
present tense digunakan untuk membuat simple statement yang
berlaku general (berlaku kapan saja) maupun tidak general (menggunakan
verb be).
|
I live in
Jakarta.
(Saya tinggal di Jakarta) |
She is so
beautiful.
(Dia sangat cantik.) |
|
He’s angry.
(Dia marah.) [tidak general: terjadi sekarang] |
|
Simple
present tense menggunakan stative verb untuk
menyatakan perasaan (feeling), indera (sense), pikiran (mental state),
atau kepemilikan (possession).
|
She loves dancing.
(Dia suka menari.) |
I see tears
in your eyes.
(Saya melihat air mata di matamu.) |
|
We agree with
the speaker’s opinion.
(Kami setuju dengan pendapat pembicara tersebut.) |
|
My
brother owns a new house.
(Saudaraku memiliki rumah baru.) |
|
Simple
present tense digunakan untuk membicarakan rencana atau jadwal di masa depan
namun memiliki jangka waktu dekat dengan sekarang. Umumnya membicarakan
tentang transportasi atau event.Verb yang biasa digunakan antara
lain: arrive, come, leave.
|
The
ship leaves the harbour this night at 7 o’clock.
(Kapal meninggalkan pelabuhan malam ini jam 7.) |
He arrives from
Osaka at 1 pm.
(Dia tiba dari Osaka jam 1 siang.) |
|
The
ceremony starts at nine.
(Upacara dimulai jam sembilan.) |
|
Simple
present tense digunakan untuk memberikan instruksi atau serial aksi.
|
You add a
glass of coconut milk into a pan and then boil it.
(Kamu tambah segelas santan ke dalam panci lalu rebus.) |
You go straight
ahead then turn left.
(Kamu jalan lurus ke depan lalu belok kiri.) |
|
If
you meet the naughty boy, your parents will be angry.
(Jika kamu bertemu dengan anak nakal itu, orangtuamu akan marah.) |
|
I
will go swimming if I have free time.
(Saya akan pergi berenang jika ada waktu.) |
B.
Present Perfect
Tense
Present perfect tense adalah suatu
bentuk kata kerja yang digunakan untuk menyatakan suatu aksi atau situasi
yang telah dimulai di masa lalu dan masih berlanjut sampai sekarang atau telah
selesai pada suatu titik waktu tertentu di masa lalu namun efeknya masih
berlanjut.
Rumus
Present Perfect Tense :
Present
perfect tense dibentuk dengan auxiliary verb “have”
atau “has”, dan past participle (verb-3). Have digunakan
untuk I, you, they, we,
sedangkan has untuk he, she, it, dan orang ketiga
tunggal. Sedangkan past participle dapat berupa regular atau
irregular verb.
Dengan
demikian rumus present perfect tense untuk kalimat positif, negatif,
dan interogatif adalah sebagai berikut.
Kalimat
|
Rumus
|
Contoh Present
Perfect Tense
|
positif
(+) |
S
+ aux. verb(have/has) + V-3/past participle
|
I
have read the book
|
He
has left
|
||
negatif
(-) |
S
+ aux. verb(have/has) + not + V-3/past participle
|
I
have not read the book
|
He
hasn’t left
|
||
interogatif
(?) |
aux.
verb(have/has) + S + V-3/past participle
|
Have
I read the book?
|
Has
he left
|
Berikut beberapa
contoh kalimat present perfect tense dengan fungsi-fungsinya.
Fungsi
|
Contoh Kalimat
Present Perfect Tense
|
Present
perfect tense untuk mengungkapkan kejadian di masa lalu tanpa peduli
kapan tepatnya terjadi.
|
Can
you recommend the most delicious seafood restaurant in this town? Yes, I’ve visited all
of them.
(Dapatkah kamu merekomendasikan restoran seafood paling lezat di kota ini? Ya, saya telah mengunjungi semuanya.) |
I’ve
read this book.
(Saya sudah membaca buku ini.) |
|
Present
perfect tense untuk menunjukkan bahwa suatu aksi terjadi berulang kali
dimasa lampau (adverb of
numberdapat
digunakan).
|
She has
called you three times.
(Dia sudah meneleponmu tiga kali.) |
Present
perfect tense untuk mengungkapkan aktivitas atau situasi yang dimulai
pada masa lampau kemudian dilanjutkan sampai sekarang (belum selesai).
|
|
She has
studied in French since April.
(Saya telah sekolah di Perancis sejak bulan April.) |
|
Present
perfect tense untuk membicarakan event yang baru saja terjadi
(adverb “just” dapat
digunakan).
|
I’ve just sent you
an email.
(Saya baru saja mengirimkan kamu email.) |
The
rain’s just stopped.
(Hujan baru saja berhenti.) [the rain’s = the rain has; lihat contraction & apostrophe] |
C.
Simple Past
Tense
Simple past tense adalah suatu
bentuk kata kerja sederhana untuk menunjukkan bahwa suatu kejadian terjadi di
masa lampau. Pada simple past tense, waktu kejadian (yesterday, last two days,
last year) atau periode waktunya (for two months, for a day, for an hour)
dapat disebutkan secara spesifik. Simple past tense juga dapat
digunakan untuk membentuk conditional sentence tipe 2.
Rumus
Simple Past Tense :
Simple
past tense dibentuk dari verb-2 (past tense) atau linking verb “be” (was,
were). Apa itu verb-2? Verb-2 merupakan bare infinitive (bentuk
dasar verb) dengan tambahan -ed, -en, -d, -t, -n,
atau –ne untuk regular verb atau bentuk yang tidak konsisten
pada irregular verb.
Dengan
demikian rumus simple past tense untuk kalimat positif, negatif, dan
interogatif sebagai berikut.
Jenis Kalimat
|
Rumus
|
Contoh Simple
Past Tense
|
positif
(+)
|
S
+ Verb-2 (past tense)
S + be(was/were) |
The
teacher came
|
I
was a stamp collector
|
||
negatif
(-)
|
S
+ did + not + bare infinitive
S + be(was/were) + not |
The
teacher didn’t come
|
I
wasn’t a stamp collector
|
||
interogatif
(?)
|
Did
+ S + bare infinitive
be(was/were) + S |
Did
the teacher come?
|
Was
I a stamp collector?
|
Beberapa
contoh kalimat simple past tense dengan fungsi-fungsinya sebagai
berikut.
Fungsi
|
Contoh kalimat
Simple Past Tense
|
Simple
past tense untuk membicarakan aksi yang terjadi dengan durasi waktu
tertentu di masa lampau. Preposition “for” dapat
digunakan untuk menyatakan periode waktu kejadian.
|
Vina
and I went to the Ragunan zoo three months ago.
(Saya dan Vina pergi Ragunan tiga bulan lalu.) |
Did he come on
time yesterday?
(Apakah dia datang tepat waktu kemarin?) |
|
The
party started at 10.00 a.m.
(Pesta mulai jam sepuluh pagi.) |
|
Did you sleep enough
last night?
(Apa kamu cukup tidur semalam?) |
|
I studied civil
engineering for almost 4 years.
(Saya belajar teknik sipil selama hampir 4 tahun.) |
|
Simple
past tense untuk membicarakan kebiasaan pada masa lampau. Subordinate
conjunction “when” biasanya
digunakan pada situasi ini.
|
I
often did exercises in the gym when I lived in Bandung.
(Saya sering berlatih di gym ketika tinggal di Bandung.) |
When
I was a senior high school student, I always got up at 4 am
to study.
(Ketika saya SMA, saya selalu bangun jam 4 pagi untuk belajar.) |
|
Untuk
menunjukkan bahwa ada aksi berdurasi pendek (simple past tense)
yang terjadi ketika suatu aksi berdurasi panjang (past
continuous tense)
sedang berlangsung.
|
I
was reading a journal in the library when someone burped out loud.
(Saya sedang membaca jurnal di perpustakaan ketika seseorang bersendawa keras.) |
Untuk
menunjukkan bahwa suatu aksi (simple past tense) langsung mengikuti aksi yang
telah selesai (past perfect
tense).
|
I
had already finished my breakfast when hepicked me up.
(Saya telah sarapan ketika dia menjemput.) |
If
she studied hard, she would be pass.
(Jika dia belajar keras, dia akan lulus.) |
|
I would buy
a sport car if I had much money.
(Saya akan membeli mobil sport jika punya uang banyak.) |
D.
Present
Progressive Tense
Present progressive tense dulu lebih
dikenal dengan nama present continuous tense. Seiring perkembangan dunia
pendidikan, kata “continuous” pun digeser oleh kata “progressive” yang
sebenarnya bermakna sama yaitu terus-menerus atau berlangsung. Lantas apa pengertian
present progressive tense sebenarnya? Sesuai namanya, present progressive tense
memiliki fungsi utama untuk mengungkapkan kejadian yang sedang berlangsung saat
pembicara berbicara. Dalam bahasa Indonesia, pola kalimat yang menyatakan
sebuah kegiatan sedang berlangsung dijelaskan dengan menggunakan kata “sedang”
misalnya, sedang makan, sedang belajar, dan lain-lain.
Menguasai
struktur present progressive tense tidaklah sulit. Sejatinya, kita bisa membuat
logika sendiri bahwa tense ini merupakan turunan dari simple present tense yang
diperinci dengan menonjolkan sisi keberlangsungan (in action atau in
progress) dari konstruksi yang dibuat. Dalam present tense Anda dapat membuat
kalimat misalnya “I write an article every weekend (saya menulis artikel setiap
akhir pekan).”
Kalimat tersebut dapat dengan mudah
Anda rubah strukturnya menjadi present progressive tense dengan sedikit
perubahan rumus. Anda tinggal memasukkan Be (yang sesuai dengan subyek kalimat,
yaitu am untuk subyek I) kemudian menambahkan –ing di akhir kata kerja
sehingga kalimat tersebut akan menjadi “I am writing an article now.”
Jangan lupa juga untuk memodifikasi kata keterangan waktu (modifier of time) di
akhir kalimat. Konstruksi kalimat dalam present progressive tense menggunakan
keterangan waktu now(sekarang), right now (sekarang juga),
dan at the moment (saat ini).
Rumus
present progressive tense :
Untuk
dapat memahami present progressive tense secara lebih menyeluruh, pelajarilah
pengertian present progressive tense dengan seksama berikut rumus dan contoh
penggunaannya.
Struktur: S
+ Be + V1 + ing + O/C
Keterangan:
S
|
subject
(subyek)
|
Be
|
1.
“is” untuk subyek orang ke-3 tunggal yaitu He, She, It
|
2.
“am” untuk subyek I
|
|
3.
“are” untuk subyek You, We, They
|
|
V1
|
verb
1 (kata dasar)
|
O
|
object
(obyek)
|
C
|
complement
(pelengkap)
|
Fungsi present
progressive tense
Berikut
dijelaskan tentang beberapa fungsi present progressive tense:
1.
Berbicara
tentang sebuah tindakan yang sedang dilakukan sekarang. Contoh kalimat :
-
He
is writing a report now (Dia sedang menulis laporan sekarang).
-
The
manager is interviewing candidates for a job (Manajer itu sedang mewawancarai
sejumlah kandidat untuk sebuah pekerjaan).
-
I
am explaining the details to my secretary (Saya sedang memberikan penjelasan
secara rinci kepada sekretaris saya).
-
The
people are digging a big hole at the moment (Orang-orang sedang menggali sebuah
lubang besar saat ini).
-
The
white cow is eating green leaves (Sapi putih itu sedang memakan dedaunan
hijau).
2.
Berbicara
tentang perubahan yang sedang berlangsung. Contoh kalimat:
-
Mila
is getting fatter and fatter (Mila semakin gemuk saja).
-
The
show is turning crowded (Pertunjukan itu menjadi ramai).
-
My
father is getting older day by day (Ayah saya makin menua hari demi hari).
-
The
students are becoming more diligent now (Para murid menjadi semakin rajin
sekarang).
-
You
are becoming a responsible young man (Kamu menjadi remaja yang bertanggung
jawab).
3.
Menyatakan
suatu tindakan yang telah disepakati sebelumnya. Contoh kalimat:
-
The
doctor is seeing her parents in Malang tomorrow afternoon (Dokter itu akan
bertemu orang tuanya di Malang besok siang).
-
I
am playing badminton after class today so I cannot accompany you to the library
(Saya akan bermain ).
-
My
little brother is going to school tomorrow (Adik saya sedang pergi ke sekolah
besok).
-
She
is doing her homework and the phone rings (Dia sedang mengerjakan pekerjaan
rumhanya dan telpon berbunyi).
-
We
are doing math project after school (Kami sedang mengerjakan proyek matematika
setelah pulang sekolah).
4.
Menyatakan
kekesalan yang terjadi berulang kali. Contoh kalimat:
-
Why is that girl always criticizing me?
(Mengapa gadis itu selalu mengkritik saya?)
-
My
seatmate is always tapping her fingers on the desk when I try to stay focus
(Teman duduk saya selalu memukul-mukulkan jari-jemarinya di atas meja ketika
saya berusaha untuk tetap fokus).
-
They
are always coming late to the meeting and that is a bad habit (Mereka selalu
datang terlambat saat rapat dan itu adalah kebiasaan buruk).
-
My
brother is getting tired of me always waking up late in the morning (Kakak
laki-laki saya kesal melihat saya selalu telat bangun pagi).
-
One
of my neighbors is always screaming that it annoys me a lot (Salah satu
tetangga saya selalu berteriak sehingga saya merasa sangat kesal).
E.
Past Progressive
Tense
Setelah mengenal past tense pada
artikel yang telah lalu, kini saatnya Anda mengenal dan belajar turunan dari
tense bahasa Inggris tersebut yaitu past progressive tense. Perlu diketahui
sebelumnya bahwa past progressive tense ini merupakan nama lain dari past
continuous tense. Seiring perkembangan dunia pendidikan, kata “continuous”
digeser oleh kata “progressive” yang sebenarnya bermakna sama yaitu
terus-menerus atau berlangsung.
Sebagaimana
past tense, past progressive tense juga digunakan untuk berbicara tentang
peristiwa di masa lalu. Hanya saja, past progressive tense secara lebih
spesifik digunakan untuk berbicara tentang kejadian yang sedang
berlangsung pada waktu tertentu di masa lalu. Dalam konstruksi past
progressive, kita tidak lagi menggunakan To Be dalam bentuk present melainkan
dalam bentuk past. Terdapat tiga bentuk To Be present yaitu is, am, are. Ketiga
To Be tersebut secara struktural berubah menjadi dua bentuk saja dalam versi
past form yaitu was (untuk is dan am) dan were (untuk are).
Selain To Be past, past progressive
tense juga menggunakan bentuk gerund yaitu kata kerja yang
dibendakan. Secara umum, gerund dapat menempati posisi sebagai
subyek, pelengkap, atau objek sebuah kalimat. Beberapa contoh gerund adalah singing (menyanyi), dancing (menari), thinking (berpikir), holding(memegang), kicking (menendang),
dan lain-lain. Penjelasan lebih lengkap tentang past progressive tense terdapat
dalam uraian berikut.
Rumus
past progressive tense :
Untuk
dapat memahami past progressive tense secara lebih menyeluruh, pelajarilah
pengertian past progressive tense dengan seksama berikut rumus dan contoh
penggunaannya dalam kalimat.
S
+ To Be past (were, was) + infinitive + -ing
Keterangan:
S
|
Subyek
|
To
Be past
|
was
(untuk subyek I, He, She, It)
|
were
(untuk subyek you, we, they)
|
|
Infinitive
–ing
|
kata
benda yang diperoleh dengan menambahkan –ing dibelakang kata kerja (gerund)
|
Fungsi past
progressive tense
Dalam aturan grammar bahasa Inggris,
past progressive tense memiliki 3 fungsi penggunaan. Di bawah ini adalah uraian
tentang fungsi past progressive tense lengkap beserta contoh kalimat dan
maknanya.
1.
Past
progressive tense dapat digunakan untuk berbicara tentang kejadian yang belum
selesai (in progress) di masa lalu kemudian diikuti oleh kemunculan kejadian
lainnya pada waktu bersamaan. Konstruksi kalimat yang berbicara tentang
kejadian pertama menggunakan struktur past progressive tense sedangkan
konstruksi kalimat yang berbicara tentang kejadian kedua menggunakan struktur
past tense. Konstruksi ini umumnya menggunakan kata when di antara
dua kalimatnya. Contoh kalimat:
-
She was
eating when I entered the house (Dia sedang makan ketika saya
memasuki rumah itu).
-
I was
taking a shower when my brother answered the phone (Saya sedang
mandi ketika kakak laki-laki saya mengangkat telepon).
-
Jani was
reading a book when his uncle turned on the TV (Jani sedang
membaca sebuah buku ketika pamannya menyalakan televisi).
-
We were
doing a homework when Shinta screamed at the back yard (Kami
sedang mengerjakan pekerjaan rumah ketika Shinta berteriak di halaman
belakang).
-
They were
having a meeting when the manager walked through the side door (Mereka
sedang rapat ketika manajer berjalan melewati pintu samping).
2.
Past
progressive tense dapat digunakan untuk berbicara tentang dua kejadian yang
berlangsung pada waktu bersamaan di masa lalu. Kedua kejadian tersebut tidak
salaing mempengaruhi satu sama lain. Konstruksi kedua kalimat yang digunakan
dalam adalah past progressive tense dengan kata while di antara
keduanya. Contoh kalimat:
-
Susanne was
writing a paper while Mark was reading the newspaper
(Susanne sedang menulis sebuah makalah saat Mark sedang membaca koran).
-
Rani
and I were singing while the students were
painting (Rani dan saya sedang menyanyi saat para murid sedang melukis).
-
The
birds were flying in the sky while the dogs were
running (Burung-burung sedang terbang di langit saat anjing-anjing sedang
berlari).
-
He was
sitting on the front yard while his friend was
reading a novel (Dia sedang duduk di halaman depan saat temannya membaca
novel).
-
You were
sleeping in my room while I was cleaning the house
(Kamu sedang tidur di kamar saya saat saya membersihkan rumah).
3.
Past
progressive tense dapat digunakan untuk berbicara tentang kejadian yang sedang
berlangsung pada waktu tertentu (specified time) di masa lalu. Contoh kalimat:
-
You were
riding a bicycle yesterday evening (kamu sedang mengayuh sepeda kemarin
petang).
-
I was
sweeping the floor two days ago (Saya sedang menyapu lantai dua hari yang
lalu).
-
Mr.
Smith was teaching English last Monday (Pak Smith sedang mengajar
bahasa Inggris hari Senin lalu).
-
My
family members were celebrating the New Year in January last year
(Anggota keluarga saya sedang merayakan tahun baru pada bulan Januari tahun
lalu).
-
Jack was
driving to the town yesterday (Jack sedang mengemudi ke arah kota
kemarin).
F.
Perbedaan
Present Perfect Tense & Simple Past Tense
I.
PRESENT
PERFECT TENSE
(+) S + HAVE/ HAS + VERB 3 + O
Yuwono has bought car
(-) S + HAVE/ HAS + NOT + VERB 3 + O
Yuwono has not bought car
(?) HAVE/HAS + S + V3 + O?
Has Yuwono bought car?
Yuwono has bought car
(-) S + HAVE/ HAS + NOT + VERB 3 + O
Yuwono has not bought car
(?) HAVE/HAS + S + V3 + O?
Has Yuwono bought car?
II.
SIMPLE
PAST TENSE
(+) S + VERB 2 + O + ADVERB OF TIME
(keterangan waktu)
Beni went to Jogja yesterday
(-) S + DID + NOT + V1 + O +ADVERB OF TIME
Beni did not go to Jogja yesterday
(?) DID + S + V 1 + O + ADVERB OF TIME
Did Beni go to Jogja yesterday?
Beni went to Jogja yesterday
(-) S + DID + NOT + V1 + O +ADVERB OF TIME
Beni did not go to Jogja yesterday
(?) DID + S + V 1 + O + ADVERB OF TIME
Did Beni go to Jogja yesterday?
Secara
rumus, memang penyusunan kalimat present perfect tense dan simple past tense
sangat berbeda, jika dalam present perfect tense kita menggunakan Verb 3 (kata
kerja bentuk ketiga), sedangkan dalam simple past tense kita menggunakan Verb 2
(kata kerja bentuk kedua).
sedangkan
maknanya, jika kalimat ini diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia, kalimat
yang mempunyai bentuk tenses present perfect tense dan simple present tense
mempunyai arti yang sama yaitu: sudah atau telah.
Contoh:
I have eaten bread : saya telah makan nasi
I ate bread yesterday: saya telah makan nasi kemarin
Terkadang kita bingung kapan kita kita harus menggunakan simple present tense, kapan kita menggunakan simple past tense. Jika ingin membuat suatu kalimat yang kita tidak tahu atau tidak disertai dengan keterangan waktu maka kita menyusunnya menggunakan bentuk present perfect tense, sedangkan jika kita mengetahui keterangan waktunya, maka kita menggunakan simple past tense.
Jadi, perbedaan antara present perfect tense dan simple past tense hanya penggunaan keterangan waktu saja. present perfect tense tidak ada keterangan waktu secara jelas sedangkan simple past tense ada keterangan waktu lampau yang jelas.
Contoh:
I have eaten bread : saya telah makan nasi
I ate bread yesterday: saya telah makan nasi kemarin
Terkadang kita bingung kapan kita kita harus menggunakan simple present tense, kapan kita menggunakan simple past tense. Jika ingin membuat suatu kalimat yang kita tidak tahu atau tidak disertai dengan keterangan waktu maka kita menyusunnya menggunakan bentuk present perfect tense, sedangkan jika kita mengetahui keterangan waktunya, maka kita menggunakan simple past tense.
Jadi, perbedaan antara present perfect tense dan simple past tense hanya penggunaan keterangan waktu saja. present perfect tense tidak ada keterangan waktu secara jelas sedangkan simple past tense ada keterangan waktu lampau yang jelas.
G.
Perbedaan Simple
Past & Past Progressive
Simple
Past
|
Past
Progressive
|
irregular
verbs: see 2nd column of irregular verbs:
I
spoke
regular
verbs: verb + ed:
I
worked
|
past
form of 'be' + ing form of verb:
I
was speaking
you were speaking he / she / it was speaking we were speaking they were speaking |
Pengecualian
|
|
Exceptions
when adding 'ed' :
1.
when the final letter is e, only add d.
Example:
love - loved
2.
after a short, stressed vowel, the final consonant
is doubled
Example:
admit – admitted
3.
final l is always doubled in British
English (not in American English)
Example:
travel – travelled
4.
after a consonant,
final y becomes i. (but: not after a vowel)
Example:
worry - he worried
but: play - he played |
Exceptions
when adding 'ing' :
1.
silent e is dropped (but: does not apply
for -ee)
Example:
come - coming
but: agree – agreeing
2.
after a short, stressed vowel, the final consonant
is doubled
Example:
sit – sitting
3.
final l is always doubled in British
English (not in American English)
Example:
travel – travelling
4.
final ie becomes y.
Example:
lie - lying
|
Penggunaan
Apakah Anda ingin mengungkapkan bahwa tindakan di masa lalu
terjadi satu demi satu atau sekaligus?
Masa
Lalu Yang Sederhana
|
Past
Progressive
|
after another
She
came home, switched on the computer and checked her e-mails.
|
at the same
time
Simon
was playing on the computer while his brother was watching TV.
|
Tindakan baru atau sudah berlangsung?
Jika Anda ingin mengungkapkan bahwa tindakan baru terjadi di
tengah-tengah aksi lain, Anda perlu kedua bentuk kata: Simple Past tindakan
baru dan Past Progressive untuk aksi yang sudah berlangsung.
Masa
Lalu Yang Sederhana
|
Past
Progressive
|
new action
My
mobile rang (when I was sitting in a meeting.)
|
action already
in progress
While
I was sitting in a meeting, (my mobile suddenly rang.)
|
Hanya menyebutkan atau menekankan kemajuan?
Apakah Anda hanya ingin menyebutkan bahwa tindakan terjadi di
masa lalu (juga digunakan untuk tindakan yang singkat)? Atau apakah Anda
ingin menempatkan penekanan pada kemajuan, misalnya bahwa suatu tindakan itu
berlangsung pada waktu tertentu?
Masa
Lalu Yang Sederhana
|
Past
Progressive
|
just
mentioning
Colin
played football yesterday.
|
emphasising
progress
Yesterday
at six o'clock, Colin was playing football.
|
Kata Sinyal
Masa
Lalu Yang Sederhana
|
Past
Progressive
|
-
first
-
then
-
If-Satz Typ II (If I talked, …)
|
-
When
-
While
-
as long as
|
Verbs tertentu
Kata kerja berikut biasanya hanya digunakan dalam Simple Past
(bukan dalam bentuk progresif).
-
state: be,
cost, fit, mean, suit
Example: We were on holiday.
-
possession: belong,
have
Example: Sam had a cat.
-
senses: feel,
hear, see, smell, taste, touch
Example: He felt the cold.
-
feelings: hate,
hope, like, love, prefer, regret, want, wish
Example: Jane loved pizza.
-
brain work: believe, know, think,
understand
Example: I did not
understand him.
-
introductory
clauses for direct speech: answer, ask, reply, say
Example: “I am watching TV,“
he said.