Rabu, 30 Oktober 2013

Tugas Softskill

v PEMBELIAN BEKAITAN DENGAN PERILAKU KONSUMEN

A.   PERILAKU KONSUMEN
Proses dalam pembelian produk susu untuk balita (1-3 tahun) dapat diprediksi dengan mengetahui bagaimana perilaku konsumen dalam mengkonsumsi produk tersebut. Banyak para ahli mendefinisikan tentang perilaku konsumen seperti yang dikemukakan sebagai berikut :
            Menurut Solomoon (2000) perilaku konsumen adalah, studi yang meliputi proses ketika individu atau kelompok tertentu membeli, menggunakan, atau mengatur produk, jas, idea atau pengalaman untuk memenuhi kebutuhan dan hasrat. Menurut Khairiyah (2007) perilaku konsumen merupakan proses pengambilan keputusan dan aktifitas masing-masing individu yang dilakukan dalam rangka evaluasi mendapatkan, menggunakan atau mengatur barang-barang dan jasa.

·         Pembelian
Terdapat dua factor yang dapat mempengaruhi maksud pembelian dan pendirian orang lain dapat mengurangi alternative produk yag disukai. Factor-faktor tersebut yaitu: intensitas dari pendirian negative orang lain, motivasi konsumen untuk menuruti keinginan orang lain.                                                                                                                                 
Menurut Kotler (2000), factor-faktor yang mempengaruhi perilaku pembelian adalah :
a.       Factor budaya : kultur, subkultur, dan kelas social.
b.      Factor social : kelompok acuan, keluarga, peranan dan status.
c.       Factor kepribadian : usia dan tingkatan kehidupan, jabatan, keadaan ekonomi, gaya hidup, dan kepribadian serta konsep diri.
d.      Factor kejiwaan ; motivasi, pandangan, belajar, kepercayaa dan sikap .

·         Pasca Pembelian/hasil
Perilaku konsumen setelah proses pembelian yaitu konsumen akan mengalami suatu tingkat kepuasan dan ketidakpuasan. Hal ini akan mempengaruhi tindakan pembelian selanjutnya. Konsumen yang tidak puas akan menghentikan pembelian produk atau akan menceritakan yang kurang baik kepada orang lain. Hal ini akan memberikan pengaruh buruk terhadap produk tertentu. Sebalikya jika konsumen puas maka mereka akan melakukan pembelian selanjutnya (loyal) da mengkonsumsi produk untuk jangka panjang.
            Konsumen membentuk harapan mereka atas pesan-pesan yang diterima dari penjual/pemasar, teman dan sumber informasi lainnya. Jika penjual membesar-besarkan manfaat produk, kemungkinan konsumen akan mengalami harapan yang tidak tercapai yang menyebabkan ketidakpuasan. Semakin besar jarak antara harapan dan hasil yang dirasakan makan semakin besar ketidakpuasan.

·         Faktor-faktor yang mempengaruhi proses keputusan pembelian
Proses keputusan pembelian suatu merek produk tertentu dipengaruhi oleh banya factor. Adapun pengaruh yang mendasari perilaku konsumen dalam proses pengambilan keputusan pembelian dibagi menjadi 3 kategori ; pengaruh lingkungan, perbedaan individual dan proses psikologis.